Jumat, 13 Januari 2012

KARENA HARAPANLAH,AKU HIDUP…….




Setiap orang pasti mempunyai harapan,angan,impian,dan berusaha untuk mewujudkannya. Begitupun denganku,ada begitu banyak harapan yang aku simpan dan ingin aku wujudkan. Harapan akan hidup indah yang akan berakhir seperti para dongeng-dongeng putri dan pangeran, yakni Happily Ever  After, harapan akan masa depan yang cerah dan masih begitu banyak harapan yang lain. Bisa dibilang itu semua sama aja dengan mimpi, tapi bukankah hidup itu memang berawal dari mimpi???
Contohnya para orang jaman behuela yang bermimpi suatu saat mereka akan melintasi langit biru bahkan sampai keluar angkasa, dan sekarang mimpi mereka terwujud dengan adanya pesawat terbang. Einstein,Newton,Mozzart,dan para tokoh dunia lainnya pun tak takut untuk bermimpi dan berharap. Mozzart yang tuli namun mempunyai harapan yang tinggi akan hidupnya serta kecintaannya pada music,dia bisa menciptakan Masterpiece berupa symphony nada yang indah yang sampai sekarang pun masih bisa kita dengar. Einstein yang dianggap anak paling bodoh dilingkungannya dengan harapan dan keyakinan yang dia punya, jadilah dia seorang ilmuwan yang karyanya menjadi tolak-ukur ilmu pengetahuan khususnya sains. Masih banyak sebenarnya kalo mau, cuman.. males nulisnya.hehehehe
Aku pernah dianggap konyol karena berharap akan sesuatu yang aku sendiri pun tahu itu gak akan terwujud, tapi untukku gak ada yang namanya harapan sia-sia. Dulu, aku pernah berharap pada seorang cowok dan membawa harapan itu selama 9 tahun 5 bulan,”benar-benar konyol!” itu yang seringkali aku dengar dari para sahabatku,namun, tetep aja keukeuh dengan harapanku. Dan setelah 9 tahun 5 bulan itu semua terungkap bahwa cowok itu pun punya rasa yang sama, sayang sekali.. harapan itu tak bisa disatukan. Kami  hanya sebatas saling mengungkapkan saja tapi tak bisa untuk bersatu. Pelajaran penting yang aku dapat adalah, walaupun aku berharap sekian tahun lamanya dan ternyata tak dapat aku raih, tapi aku gak kecewa, malah aku bersyukur karna Tuhan masih sayang padaku dengan membuatku bertahan dalam harapan agar aku semakin tahu tentang hidup. Itulah yang aku pikirkan saat itu.
Setelah itu… lagi-lagi aku berharap,dan untuk yang kedua kalinya tetap tidak tergapai. Alhamdulillah yah…sesuatu..( sigh** baca dengan gaya syahrini * ^0^)hehehe.. tapi aku pun mencoba untuk menghilangkan rasa kecewa, karena kecewa itu hanya membuatku terpuruk dalam bayang masa lalu, dan aku gak pengen stay dalam bayang masa lalu. Mencoba untuk menata kembali hati memang agak sulit, but.. I must do it!!
Dan,,, ternyata aku bisa melewatinya karena aku masih memiliki stok mimpi dan  harapan akan hidup ini. Ada beberapa harapanku dan  mimpiku yang sudah terwujud, dan sisanya.. masih dalam tahap mewujudkannya. Kata salah seorang sahabatku “ Harapan itu Motivator terbaik dalam hidup”, dan aku percaya itu. Kadangkala merasa putus asa ditengah jalan, namun,, ketika berpikir bahwa segalanya butuh perjuangan, saat itulah mulai bangkit kembali. Seringkali merasa mudah untuk menasihati seseorang agar tidak takut untuk berharap,padahal diri sendiri pun merasa tak sanggup untuk berharap. Then.. I don’t wanna be HYPOCRITE person!!! Apa yang aku bilang keteman,sahabat,kawan, maka aku pun berusaha melakukannya. Bukan sekedar OmDong maupun OmSong a.k.a Omong Doang binti Omong Kosong.
Banyak sekali pelajaran yang aku dapet ketika harapanku ternyata tak terwujud, salah satunya bahwa semua itu sudah ada bagiannya sendiri-sendiri dan ketika tak terwujud maka anggaplah itu salah satu langkah pendewasaan diri.
Gak boleh takut untuk berharap ataupun bermimpi, tapi mesti hati-hati karna beda antara harapan dan ambisi itu tipis setipis beda antara cinta ma benci, hehehe
Keep your wish and keep your dream!!! Karna harapan dan mimpilah, kita hidup…….
Gak ada yang namanya harapan sia-sia, ketika harapan itu belum terwujud, maka Tuhan sedang memberi kita sebuah scenario yang baru, yang membuat kita menjadi orang yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar