Aku tak mengerti dengan segala jalan pikirnya,inilah p'beDaAn diriku dan dirinya. Jurang pemisah yang meganga lebar diantara kita. Walaupun mencoBa keras tUk merasa smuanya bAik2 saja,toh. .tetap saja tak biza. KeadaAn yang t3ngah djalani skarang tlah b'beda dengan keadaAn yang tlah lalu. Dia yang mencintai seseorang yang laen,berusaha membodohiku dengan mengatakan "TIDAK!!". tapi. . .maAf bung,aku tak sebodoh yang kau kira!!
Aku punya naluri,aku punya perasaan yang dapat meraba pa yang tengah t'jadi sesungguhnya.Mulutmu b'kata tidak,tapi kenyaTAan tlah katakan yang sesungguhnya padaku. Coblah tUk ju2r pada dirimu sendiri tentang apa yang tengaH kau rasakan kini. Aku tak ingin t'larut dalam perasaAn yang mencekamku ini hingga membuatku merasa t'siksa. Dengarkanlah pintaku ini, tuk yang terakhir kali,karna aku b'janji tak kan meMintamu lagii. Katakan yang sesungguhnya agar tak ada yang t'sakiti.Katanlah yang tengah t'jadi,agar tak da yang b'harap lebih. Jangann kau p'mainkan perasaan,karna itu kan buatmu menyesal.
Gapailah yang ingin kau gapai. Kejarlah yang ingn kau kejar. Semoga kau temukan yang lebih bAik,hingga kau kan bahagIa b'samanya.Jalanilah harimu b'samanya, dan biarkan aku meNiti kehidupanku yang baru. THanks for being my special boyfriend. I'll keep you in my mind as beautiful memoriam as I ever meet.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar